Humas IAIN Parepare - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Prof. Hj. Darmawati, menorehkan prestasi akademis di kancah nasional dan internasional dengan terlibat langsung sebagai salah satu penulis dalam buku kolaboratif berjudul Diplomasi Agama: Jalan Damai Nasaruddin Umar. Buku yang mendokumentasikan pemikiran dan kiprah kemanusiaan Menteri Agama Republik Indonesia tersebut resmi diluncurkan dalam rangkaian acara Rukun Festival 2026 di The Telkom Hub – Telkom Landmark Tower, Jakarta, pada Minggu (12/07/2026) malam.
Kehadiran Prof. Darmawati dalam proyek literasi ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi perempuan sekaligus pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) asal Sulawesi Selatan dalam merumuskan gagasan perdamaian dunia. Bersama 23 rektor, guru besar, dan intelektual terkemuka lainnya dari berbagai wilayah di Indonesia, ia mengurai pemikiran mendalam mengenai pentingnya mengedepankan nilai-nilai spiritual sebagai instrumen diplomasi global yang inklusif.
Dalam kontribusinya pada buku tersebut, Prof. Darmawati menekankan bahwa dasar dari hubungan antarmanusia dan antarbangsa harus bersandar pada nilai-nilai yang memanusiakan. "Kesetaraan, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat manusia merupakan inti dari diplomasi agama yang mampu memperkuat persaudaraan kemanusiaan," tegas Rektor IAIN Parepare ini saat memberikan pandangannya mengenai esensi buku tersebut.
Keterlibatan aktif Rektor IAIN Parepare ini juga dinilai membawa dampak positif bagi reputasi kampus yang dipimpinnya. Keikutsertaannya dalam buku kolaboratif tingkat nasional ini membuktikan bahwa IAIN Parepare terus berkomitmen berada di baris depan dalam mengawal isu-isu moderasi beragama, kemanusiaan, dan perdamaian, sejalan dengan visi institusi untuk terus bersinar di level nasional maupun global.
Buku Diplomasi Agama: Jalan Damai Nasaruddin Umar itu sendiri hadir sebagai bentuk refleksi akademis atas rekam jejak Prof. KH. Nasaruddin Umar di panggung diplomasi kemanusiaan. Gagasan-gagasan di dalamnya dirangkum ke dalam delapan tema besar yang sangat relevan dengan dinamika global saat ini, mulai dari humanisme religius, tafsir ramah kemanusiaan, spiritualitas, hingga dialog lintas iman yang inklusif.
Menteri Agama RI, Prof. KH. Nasaruddin Umar, dalam sambutan tertulisnya di buku tersebut menyampaikan apresiasi tinggi atas ikhtiar para akademisi ini. Menag menegaskan bahwa dunia saat ini sangat membutuhkan pendekatan baru yang menyentuh nurani dalam menyelesaikan berbagai konflik global. "Dunia membutuhkan diplomasi hati, diplomasi kemanusiaan, dan diplomasi spiritual yang mampu menyentuh dimensi terdalam kehidupan manusia. Perdamaian yang sejati tidak lahir hanya dari kesepakatan formal, tetapi juga dari kesadaran moral bahwa setiap manusia adalah ciptaan Tuhan yang memiliki martabat dan hak yang sama untuk hidup secara damai."
Peluncuran buku kolaboratif yang melibatkan Rektor IAIN Parepare di ajang Rukun Festival 2026 ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai episentrum pengembangan religious diplomacy di tingkat global. Buku ini diharapkan mampu menjadi rujukan akademis dan praktis yang membuktikan bahwa agama bukan lagi sumber perpecahan, melainkan jembatan universal untuk membangun kepercayaan dan menghadirkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.
Penulis: Irmawati
Editor: Mifda Hilmiyah